Juni 07, 2023

MALAIKAT PELINDUNGKU

Sudah lama sebenarnya aku  ingin menulis tentang ini, tapi akhirnya baru kesampaian sekarang. Tentang malaikat pelindung yang ada yang menyebutnya guardian angel. Sejak kecil, berdasarkan cerita2, aku tahu kalau setiap orang memiliki malaikat pelindung yang selalu menjaganya, menuntunnya menuju kebaikan. Dari menonton Three Anomaly di youtube aku jadi tahu bahwa ada sosok lain yang mendampingi kita yang disebut Higher Being (HB), dia yang selalu mengingatkan kita lewat kata hati, lewat batin, itu jika kita peka akan peringatannya.

Dan mengenai sosok yang selalu menjagaku, aku menyebutnya malaikat pelindungku. Aku mulai merasakan kehadirannya sejak aku duduk di bangku SMA. Tidak pernah bisa berkomunikasi dua arah, hanya satu arah. Di masa SMA, seringkali saat aku kesulitan mengerjakan PR hitung2an (Matematika, Fisika), jika aku sudah menyerah, merasa ga akan mampu mengerjakan soal, akhirnya kutinggal tidur tanpa kuselesaikan. Saat aku tidur, waktu subuh aku bermimpi ada yang memberitahuku cara menyelesaikan soal, dan ketika aku bangun, aku langsung bisa mengerjakan PR itu dan saat dicocokkan dengan jawaban guru di sekolah, ternyata memang benar. Ini terjadi sampai beberapa kali.

Pernah juga saat akan ulangan pelajaran teoritis, di mimpi aku disuruh baca tentang materi tertentu. Saat bangun, aku langsung buka buku dan mempelajari materi yang ditunjukkan lewat mimpi, dan benar materi itu keluar saat tes.

Dan seringkali juga aku selamat dari beberapa kecelakaan yang jika dipikir secara logika, meleset sedikit aku bisa jadi akan terluka cukup parah. Berkat pertolongan Tuhan aku hanya mengalami lebam2 dan sedikit cedera.

Berbeda dengan waktu SMA dimana aku mendapatkan petunjuk lewat mimpi. Setelah beberapa tahun aku tinggal di Bandung, aku beberapa kali mendengar ada yang berbicara memberi petunjuk kepadaku meskipun hanya sepatah dua patah kata. Dan itu terjadi di pagi hari. Aku beberapa kali dibangunkan saat aku kesiangan. Membangunkanku dengan memanggil namaku sekali dan aku akan langsung terbangun. Aku sampai hafal dengan suaranya karena beberapa kali dia membangunkanku. Tapi ada satu suara berbeda yang membangunkan dengan memanggil namaku diawali dengan sebutan ‘mbak’.

Tidak hanya membangunkanku, pernah saat itu aku kena thypus, 2 minggu aku tidak masuk kerja. Saat aku merasa sudah sehat dan memutuskan untuk kembali berangkat kerja, pagi2 dia bertanya dengan sepatah kata “Masuk?’. Dan aku sudah tahu maksudnya, apa aku benar2 sudah kuat untuk masuk kerja. Dan kujawab sambil tersenyum “Iya, aku masuk”.

Pernah juga pagi2 ada suara “Kencangkan baut atas”. Itu terjadi di saat aku sedang kebingungan bagaimana cara membetulkan mesin jahitku yang hasil jahitannya kendor. Suara petunjuk itu hanya muncul di saat aku benar2 butuh, tidak setiap waktu.

Dan pagi ini, aku mengalami hal yang tidak akan pernah kulupakan seumur hidupku. Aku memasang alarm pk.06.00 pagi yang mengingatkanku untuk berdoa “Malaikat Tuhan”. Aku memang tidak rutin berdoa malaikat Tuhan, hanya di saat aku ingat saja. Tapi aku tidak akan lupa berdoa minta perlindungan kepada Tuhan dan juga malaikat pelindungku di saat aku akan pergi, akan tidur, ataupun akan melakukan kegiatan kecuali saat mau makan. 

Alarm sudah berbunyi cukup lama, tapi karena mataku masih terasa terlalu berat akibat aku baru tidur pk.2.30 pagi gara2 kebablasan nonton drakor, kubiarkan saja alarm itu. Ketika aku merasa suara alarm semakin mengusik tidurku, kuraih handphone dan kulihat sudah pk.06.04. Dalam hati aku berucap sudah lewat 4 menit untuk doa Malaikat Tuhan, jadi kuputuskan untuk melanjutkan tidur lagi. Dan saat aku memutuskan untuk lanjut tidur lagi, dalam keadaan setengah tidur, aku melihat ada banyak malaikat yang datang menemuiku. Aku tidak menghitung jumlahnya, mungkin sekitar 8 s.d. 10. Sosok mereka seperti yang digambarkan, mereka berpakaian serba putih, mereka memiliki sayap. Aku tidak bisa melihat wajah mereka dengan jelas karena diliputi cahaya terang. Beberapa dari mereka ada yang membawa semacam alat musik yang aku tidak tahu apa namanya. Mereka sambil bernyanyi mengatakan : Jangan khawatir, kami selalu menjagamu. Terimakasih karena selalu mengandalkan kami” 

Hawa di saat itu terasa sejuk, dingin dan begitu damai. Aku tidak merasa takut. Setelah itu aku bangun dengan happy. Ada rasa malu juga, kenapa di saat aku memutuskan untuk tidak berdoa Malaikat Tuhan, mereka malah mendatangiku. Sebelum tidur aku memang berdoa mengungkapkan kekhawatiranku. Dan Tuhan mengirimkan malaikat2nya untuk mengingatkanku untuk tidak perlu khawatir. Ya, aku tidak perlu khawatir karena ada Tuhan dan malaikat-malaikatnya yang selalu menjagaku.

Aku percaya di saat kita berdoa, Tuhan akan selalu mendengarkan doa-doa kita.

Kuasa doa itu nyata.

Maret 07, 2020

MEMBATALKAN TIKET KERETA API DI STASIUN BANDUNG


Aku sudah beberapa kali membatalkan tiket ke stasiun, baik di stasiun Bandung ataupun stasiun Yogyakarta. Tapi biasanya membatalkan tiketku sendiri. Yang pusing itu di saat aku memesankan tiket untuk orang lain, aku yang memesan dan membayar, dan saat membatalkan orang yang namanya tertera di tiket tidak bisa ikut ke stasiun untuk membatalkan tiket.

Aku pernah mengalami berada di antrian yang saking panjangnya jadi kayak ular naga panjangnya saat membatalkan tiket di loket. Sampai giliranku, ternyata aku harus ke Costumer Service dulu untuk ambil form pembatalan, baru balik ke loket lagi, antri lagi. Ga mau kejadian lagi harus mandi sauna saat membatalkan tiket, aku kali ini langsung ke Costumer Service (CS) yang ada di dekat pintu masuk area kedatangan ( stasiun pintu utara Bandung, sisi kanan). Ambil no antrian dengan kode C, kemudian masuk di ruang CS dengan pintu geser, kemudian kelengkapan berkasku di cek petugas.

Aku bawa 2 set berkas.
Set ke-1 print out tiket yang disitu tertera kode booking + fc KTP-ku.
Set ke-2 Print out tiket + fc identitas nama yang tertera di tiket + surat kuasa bermeterai dari orang yang namanya tertera di tiket.
Awalnya aku menyerahkan set ke-1 sambil menjelaskan kalau aku sebagai pemesan, nama yang tertera nama orang lain. Petugas bilang, untuk membatalkan yang diperlukan FC identitas yang namanya tertera di loket, dilengkapi surat kuasa bermeterai beserta print out kode booking tiket. Kemudian kuserahkan set ke-2. Untung sudah kuantisipasi sebelumnya dengan membawa surat kuasa, jadi aku tidak perlu bolak-balik. Setelah itu aku diminta melengkapi form pembatalan tiket, kemudian ke loket 2 untuk proses pembatalan tiket hari ini, langsung antri tanpa harus ambil no antrian. ( Jika bukan tiket untuk hari ini, pembatalan di loket 3 atau 4).

Tak perlu antri lama aku mendapatkan lembar pink untuk ambil uang pembatalan 30 hari kemudian. Nanti aku ambil uang pembatalan, kembali ke loket 2 dengan membawa lembar pink + fc identitas yang namanya yang tertera di tiket, tanpa perlu membawa surat kuasa.

Aku memilih uang pembatalan diambil tunai karena kapok dengan pengalaman dua kali memilih uang pembatalan tiket ditransfer, sampai 2 bulan uang belum juga masuk. Aku harus bolak balik telp ke call centre KAI untuk mengurus.


Desember 10, 2018

KOSMETIK YANG KUPAKAI


Tuesday, April 24, 2018 < #latepost>

Hari in rasanya pengin banget nulis. Mungkin ini tulisan pertamaku di blog di tahun 2018 ini. Hahaha… tingkat males nulisnya lagi tinggi2nya.
Aku mau nulis hal2 ringan aja yang membuatku ga perlu mikir. Hihihi…
Mbahas kosmetik yang suka kupakai aja ya.
Aku bukan typical orang yang suka dandan. Selain aku ga punya cukup waktu untuk dandan, aku juga ga telaten.
Jumlah kosmetik yang kupakai tiap harinya saat ini jauh lebih sedikit daripada yang kupakai waktu zaman kuliah dulu, meskipun dulu jumlah kosmetikku ga sebanyak sekarang. Sekarang punya koleksi cukup banyak tapi banyakan ga pernah dipakai karena tidak sempat makainya. Lha… terus ngapain kok beli. Hahaha… yang penting punya dulu. Soal dipakainya kapan, lihat saja nanti. Aku takut suatu saat perlu, jadi klo pas benar2 perlu aku ga perlu panik karena aku sudah punya.

Zaman kuliah dulu, tiap hari aku rajin memakai susu pembersih muka, penyegar, pelembab, foundation, bedak tabur, terakhir ditutup dengan bedak padat. Untuk sabun pembersih muka juga aku beli sabun khusus. Dulu sabun muka aku pakai Clean & Clear. Ga tau kenapa dulu aku sempat ya memakai tetek bengek itu tiap hari sebelum kuliah. Mungkin karena terpengaruh temen2 kuliahku waktu itu.

Lha sekarang, setelah aku bisa menghasilkan uang sendiri, aku malah ga punya cukup waktu untuk memakai make up lengkap. Tiap hari aku ga lagi memakai susu pembersih dan penyegar. Aku cuma memakai sabun baby untuk membersihkan muka. Yang kupakai Switzal soap honey, sabun cair. Untuk muka aku sekarang ini memakai pelembab Baby skin warna pink nya Maybelline, lanjut dengan acne loose powder nya La Tulipe (Rachel). Simple, itu saja. Di tasku ada Clear Smooth pressed powder Maybelline (no 4 honey) yang kupakai saat lagi di luar dan mukaku berminyak untuk memoles muka. Itu pun klo ingat make. Aku butuh cermin yang ada di bedaknya. Dan 1 lipstik, 1 pelembab bibir itu yang kemana2 kubawa.

Untuk lipstick, lipstick favoritku sejak dulu Beauty Style aku pilih warna sweet earth. Pelembab bibir aku memakai Nivea fruity shine cherry untuk siang hari, dan rich moisturizer warna putih untuk dimalam hari.

Sebenarnya lipstick aku punya beberapa, karena aku dari dulu hobi mengkoleksi lipstick. Aku punya lipstick dari beberapa merk. Di antaranya Loreal, Maybelline, NYX, Revlon, Lakme. Untuk blush on dan eye shadow aku juga punya dari merk2 ini. Dipakainya jarang banget, saat ada undangan pesta aja.
Mascara, eye liner aku juga punya. Tapi sama sekali ga pernah dipakai, karena tidak sempat. Hahaha… selalu berangkat terburu-buru ke mana pun pergi itulah aku.

Untuk perawatan wajah, aku sebenarnya punya beberapa merk dari Korea. Ini Karena temenku jualan skin care, dan aku selalu tergoda untuk mencoba. Niat awal sih mau make, tapi seringnya cuma dipakai sekali doank habis itu ga sempet n males untuk memakainya. Tau2 udah expired, seperti koleksi masker La Tulipe ku yang aku sering terpaksa harus membuangnya karena tau2 sudah expired meskipun kemasan masih bersegel. Sayang sekali ya.

Itulah aku. Aku yang ga pernah perawatan ke salon. Beberapa tahun ini ga pernah lagi facial ke salon karena sekarang wajahku sudah terbebas dari jerawat. Cream dokter dulu sempat make, sekarang ga lagi. Klo lagi piknik ke pantai atau mendaki gunung, aku selalu pakai sun block dari Banana Boat biar muka n tangan-kaki ga pedih karena terbakar matahari. Malamnya sebelum tidur kemudian pakai After Sun keluaran Banana boat juga untuk mendinginkan muka. Klo bener2 pengin pakai masker, kadang aku cuma make plain youghurt dan madu saja.

Oh ya, aku juga suka mengkoleksi cat kuku atau kuteks. Aku punya koleksi dari Revlon, Maybelline, Oriflame, Etude. Aku mengkoleksi beberapa warna, sesukaku aja kupakai pengin warna apa.
Parfume aku pakai yang wanginya soft dari Body Shop dan Etude.

Untuk body lotion, sekarang ini aku memakai Natural honey moisture rich, Rice lotion dari Johson & Johson, Vaseline sun care saat mo pergi ke tempat yang panas.

Untuk sabun mandi, aku suka pakai Goat milk. Untuk lulur seringnya make Lulur Bali milk n Citra bengkoang. Ini pun jaaaaaarang banget makenya. Hihi.

Udah itu aja tulisan ga pentingku.

MENGGANTI KEYBOARD

Hari ini aku dibikin pusing dengan keyboard PC-ku yang ga bisa mengetik huruf m. Coba bayangin, aku mau mengetik ‘memberitahukan’ saja jadinya ‘eberitahukan’. Klo buat membalas surat resmi mana bisa begitu. Padahal umur keyboardku ini belum terlalu lama.

Akhirnya kuputuskan untuk menggantinya dengan keyboard lain yang ada kulihat tak terpakai di ruang lain, dengan merk yang lama Cuma keluaran beberapa tahun lebih dulu. Keyboard ini beda colokannya dengan yang kupakai sekarang. Colokan keyboardku yang bermasalah berbentuk colokan USB, sedangkan yang mau kupasang berbentuk bulat dengan ujung warna ungu. Bagaimana hasilnya setelah terpasang. Tidak menyala saudara2.

Belum menyerah, akhirnya kubuka lemari, dan kutemukan keyboard yang masih baru meskipun keluaran lama, dengan tipe sama persis dengan keyboard dengan ujung colokan warna ungu yang sebelumnya kupasang. Dan hasilnya, tetap tidak nyala.
Dan akhirnya aku pun menyerah dan kembali kupasang keyboard lama. Biarin dah ga bisa nulis huruf M.

Tak berapa lama kuputuskan untuk menelpon temanku yang ahli dalam seluk beluk computer. Jawabannya Cuma simple. ‘Setelah keyboard diganti, restart dulu. Jangan salah pasang, warna ungu dipasang ke colokan ungu, jangan ke yang ijo.’
Dan bagaimana saudara? Setelah mengikuti instruksinya, keyboard baru akhirnya bisa menyala. Horeeeee…….

Ternyata solusinya Cuma simple. ‘Direstart dulu’. Hihi
Mana aku udah keringetan gini mengingat suhu udara Bandung yang dari kemarin panas banget. BUkan panas terik matahari, tapi panas gerah kayak yang mau hujan gitu.
Oke deh. Lanjut ngetik dulu ya.

November 30, 2018

Young Living Oil


 Aku ga akan mengupas secara detail tentang young living oil. Aku Cuma akan menuliskan secara singkat kenapa aku menggunakan oil ini.
Aku baru rutin menggunakan essential oil ini sekitar dua – tiga tahun ini. Tadinya sempat mikir panjang mau menggunakannya karena harganya yang sangat mahal untuk ukuran kantongku. Tapi karena oil ini begitu mewabah di kantorku, banyak yang mulai pada pake, dan akupun sering ikut make punya temanku saat sakit karena dipaksa mereka, akhirnya aku juga jadi addict. Bahkan beberapa bapak-bapak di kantorku pun ikut make.

Oil yang kupake di antaranya peppermint, thieves, lavender, lemon, orange, RC, ginger, frankincense, lemongrass, digize, oregano.

Dan oil yang selalu ada di tasku adalah peppermint, thieves, lavender, lemon, orange, RC, digize, frankincense, lemongrass. Hahaha, ini mah sama aja hampir semua oil kubawa, makanya tasku berasa berat.
Bukan tanpa alasan kenapa aku berat meninggalkan oil2 ini. Aku takut jika di saat urgent aku benar2 memerlukannya. Karena oil2 ini memang yang rutin kugunakan, jadi jika habis aku berusaha untuk membelinya lagi.

Digize sangat kubutuhkan saat perutku bermasalah. Sejak kecil pencernaanku memang bermasalah. Terlebih setelah aku kerja, karena pola makan yang tidak teratur, aku kena maag. Saat maag-ku kambuh, biasanya diawali dengan diare. Begitupun saat masuk angin, perut kembung disertai diare. Di saat seperti ini oil yang sangat kubutuhkan adalah Digize. Teteskan 1-2 tetes di telapak tangan, kemudian diusap di perut berlawanan arah jarum jam. Ini akan sangat membantuku untuk membuat perutku lebih hangat dan manjur menghentikan diareku. Saat kembung, akan segera buang angin, dan perut akan terasa lebih enak. Meskipun sebenarnya baunya yang seperti jamu pada awalnya membuatku pusing, tapi lama2 aku jadi terbiasa. Cuma teman2ku yang ikut mencium baunya saat berada di ruanganku yang belum terbiasa. Hihi...

Peppermint, ini salah satu oil yang wajib kumiliki. Ini yang paling sering kuoles-oles dan kuminum. Saat kepala pusing entah karena lagi flu atau kurang tidur, dengan mengoleskan di leher, tengkuk dan pelipis, sungguh akan dengan cepat mengurangi pusingku. Saat badan nyeri karena masuk angin, dengan mengoleskannnya di area dada dan punggung, akan membuat badanku berasa lebih baik. Saat sedang batuk, oil ini kuminum bersama dengan lemon dan madu pagi hari setelah bangun tidur, akan membuat tenggorokanku berasa lebih nyaman untuk menelan.

Lavender. Ini benar2 oil yang sangat wajib kumiliki. Karena aku ada alergi. Dulu tiap alergi berbagai usaha kulalukan, mulai dari minum obat alergi, minum air kelapa muda, bikin jus wortel murni, tapi kadang alergiku baru mereda setelah 3 hari sampai 1 minngu. Bahkan pernah mataku bintit sampai harus dioperasi karena sampai berminggu-minggu tidak kunjung sembuh. Sekarang setelah aku tau manfaat oil lavender, aku tidak pusing lagi dengan alergiku. Tiap gejala alergi sudah kurasakan seperti kelopak mata bengkak, terasa berat dan terasa sakit saat disentuh, atau kulit sudah terasa gatal seperti ditusuk-tusuk oleh peredaran darah, kulit muka mulai tumbuh jerawat merah, malam menjelang tidur aku minum air hangat + 1-2 tetes lavender, 1-2 tetes lemon + 1-2 tetes peppermint untuk detox.  Nanti setelah tidur, saat terjaga aku kembali minum lagi air hangat yang ditetesi lavender. Nnati ketika bangun tidur, mataku sudah tidak bengkak lagi.
Lavender ini juga ampuh dioleskan saat mengalami luka bakar, saat kaki bengkak karena benturan. Ampuh juga untuk mengatasi rambut rontok. Biasanya kucampurkan 1-2 tetes dengan tonik rambut, kemudian kuoleskan di kulit kepala setelah keramas.

RC. Oil ini kupakai di saat aku terserang flu ataupun batuk. Biasanya kuoleskan di tulang punggung, dada, leher dan punggung saat tidur. Juga di bawah hidung untuk memperlancar pernafasanku. Manjur digunakan sat batuk yang ga kunjung berhenti dengan mengoleskan di sepanjang tulang punggung.

Thieves. Ini biasanya kugunakan saat kondisiku drop. Sebelum benar2 sakit, untuk meningkatkan daya tahan tubuh, di pagi hari dan saat mau tidur, kuoleskan di belakang jempol kaki dan batas antara telapak kaki dengan jari2 kaki. Juga untuk kumur-kumur saat sakit gigi. Saat batuk atau suara serak, oil ini sangat membantu dengan meneteskannya di bawah lidah. Makanya banyak yang membawanya saat travelling demi menjaga stamina.

Lemon. Ini lebih kugunakan untuk detox. Dicampur dengan pepermint dan madu ke dalam air putih untuk kuminum bersama dengan teh lohankuo yang kuminum tiap pagi. Aku meminumnya jika kondisiku sedang tidak fit saja.

Orange. Ini manjur kugunakan saat perutku mual. Aku memang ada gangguang di liver. Jika kelelahan dan kurang tidur, liverku akan sedikit bengkak. Jika sudah begini, aku akan sering merasa mual. Dan sat seperti ini oil orange yang bekerja. Dengan mengoleskannya di area perut atas (area liver) dan di bawah hidung, mualku akan segera reda.

Lemongrass. Ini favorit ibuku. Kupakai di saat kakiku terasa pegal ataupun kram, dengan mengoleskannya kakiku akan terasa lebih nyaman. Ya, kakiku sering kram setelah dulu mengalami kecelakaan motor nyemplung ke selokan bersama motor dan ditambah sekitar 3 tahun lalu kakiku kejatuhan besi.

Oregano. Ini jarang banget kupakai Dulu beli untuk menghilangkan flex2 di area wajah dan leher. Tapi ternyata oil ini sangat keras. Sudah dicampur dengan carrier oil juga saat dioleskan di wajah, kulit wajahku langsung memerah dan berasa panas terbakar, perih. Akhirnya cepat2 kubasuh dengan air dan kubersihkan dengan sabun muka. Aku ga berani lagi mengoleskannya di muka. Tapi ga masalah saat mengoleskannya di leher, tentu saja tetap dicampur carrier oil. Flex2 hitam di area leher yang terkadang muncul karena faktor usia ataupun keturunan, dengan rajin mengoleskan oil ini, lama2 flex itu akan terkelupas. Awalnya akan seperti keluar dan muncul ke permukaan, lama2 mengering dan mengelupas.

Frankincense. Oil ini aku beli karena kata temanku bisa membantu saat kita menderita ambeien dan sangat ampuh melawan kanker. Aku membelinya karena sempat ada ambeien yang  mengganggu karena aku berbaring terlalu lama saat opname di rumah sakit ataupun saat duduk terlalu lama. Lumayan membantu mengempeskan bengkaknya Juga kata temanku ampuh di saat kita merasa merinding karena hal2 berbau mistis. Entah karena makhluk halus tidak suka baunya atau gimana aku juga ga tau. Tapi di saat lembur sampai malam atau harus bekerja di tempat sepi sendirian, temanku selalu didampingi oil ini dengan mengoleskannya di area leher. Frankincense ini bahasa Indonesianya kemenyan. Aku masih ingat dulu waktu aku masih kecil, kakekku suka membakar kemenyan saat peringatan meninggal salah satu anggota keluargaku. Kupikir malah makhluk astral menyukainya, tapi kata temanku, mereka tidak menyukainya dan akan segera pergi. Entahlah aku ga tahu persisnya gimana.

Ginger. Ini kupakai untuk dioleskan di area liverku malam saat tidur. Katanya bisa membantu memperbaiki kinerja liver.


Mei 03, 2018

Massage di Everyday Balinese Spa & Reflexology

Yeaaay... Ini postingan pertamaku di tahun 2018.
Rajin bener ya... Hihi...
Bermula karena pegel2 di punggung n sekujur tubuh yang ga bisa kutanggung lagi, akhirnya aku browsing2 di mana aku bisa massage di tempat yang ga terlalu jauh dari jangkauanku dengan harga yang masih bisa kutolerir. Dari beberapa pilihan, akhirnya kuputuskan untuk mencoba massage di Everyday Balinese Spa & Reflexology di Jl. Naripan 38 Bandung. Tempatnya di seberang Biotest. Ga di seberang persis sih, selisih 1 atau 2 gedung gitu. Tempatnya luas, tapi entah kenapa karena tulisannya kecil di papan warna hijau, jadi we aku sempat bingung nyari n kebablasan mpe hampir jalan Braga (kebablasan bhs indonesianya apa ya? Ah taulah).

Sebelumnya aku reservasi dulu untuk pk.16.30, dan aku minta therapyst cewek. Aku reservasi paket Heritage Dreamland (150 menit), yang kebetulan hari itu pas lagi promo dari Rp.290.000 jadi Rp
240.000. Aku tanya promo sampai kapan, katanya masih belum dibatasi mpe kapan. Perawatannya meliputi body complete, body scrub, face massage.

Tempatnya enak, bersih, nyaman. Aku dapat therapyst yang pelayanannya bagus, aku mpe ketiduran.

Pertama datang merendam kaki dulu pakai air hangat, sambil punggung dipijat sebentar. Oh ya, barang2 kita bisa disimpan dulu di locker lt.1, kunci kita yang bawa. Kita udah disediain alas kaki (sandal jepit), sendal/sepatu kita disimpen di locker khusus sepatu.

Nulisnya lanjut nanti... Lagi tanggung. Hehe

Oktober 09, 2017

Wouuuw...



Ini sudah bulan Oktober 2017. Dan sampai saat ini, belum satu pun judul kutulis di blogku ini. Benar2 keterlaluan... Rekor... pemalas. Hahaha....

Tahun ini aku benar2 sedang sibuk. Saking sibuknya, yang biasanya tiap tahun pasti travelling 2x dan bikin plan jauh2 hari, sekarang untuk sekedar bikin plan pun ga sempat. Hahaha...
Ini semua gara2 iseng nyemplung ke dunia online shop dan sudah terlanjur basah akhirnya berenanglah sekalian.

Sibuk dan melelahkan.
Sampai2 waktu tidur itu benar2 kurindukan. Tidur panjang tanpa harus terganggu oleh pikiran, ‘packing... packing.... dan packing.’

Yeaaah, hari2ku semenjak awal tahun ini disibukkan dengan packing, dan ngirim paket.
Sibuk, tapi menghasilkan.
Jadi ada pelipur lara jika merasa benar2 lelah.
Kadang2 terpikir untuk tutup toko sementara, libur dulu. Tapi mengingat panjangnya list tagihan yang menunggu untuk dibayar, akhirnya niat untuk behenti sejenak pun tak terealisasi.

Yeeeeah....
Kurasa kemarin2 acara jalan2ku sudah cukup membuatku puas.
Sekarang aku sudah harus mulai memikirkan hari depan.
Merintis sesuatu yang bisa menghasilkan meskipun kutinggal lama untuk jalan2, masih bisa tetap menghasilkan.
Apakah itu????
So... berusahalah untuk menemukan apakah itu.
Sekarang, kerja sembari nabung dulu supaya bisa plesir ke tempat yang lebih jauh lagi.
Okay....
Ayo.... Semangat!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!





Desember 30, 2016

INTERVIEW BY MY SELF - 2016

Ga terasa udah di penghujung tahun 2016. Sudah lamaaaaa banget ga nulis di blog. Dan tahun ini adalah tahunku yang paling tidak produktif di blog.
Tanya kenapa???
Males nulis. Hihihi.....

  1. What are you doing now?
Masih di kantor. Ngantuk. Mau pulang bentar lagi. Buat ngobatin ngantuk menginterview diri sendiri dulu deh.

  1. Apa yg paling kamu inginkan sekarang ini?
Pengin liburan..... Liburannya masih kurang. Kurang piknik iniiii.....

  1. Makanan apa yg paling kamu pengin saat ini?
Nasi balap puyung. Kemarin di Jogja hunting nasi balap puyung, tapi yang kudapatkan sangat jauh dari harapanku. Malah mirip nasi + jangan bobor. Huehuehue... kecewa. Haruskah aku hunting tiket ke Lombok.... :(

  1. Warna apa yg km sukai sekarang, kenapa?
Sekarang ga ada warna yang aku benar2 suka. Sekarang sudah bisa menerima semua warna. Mungkin seperti halnya aku yang sekarang sudah lebih terbuka menerima begitu banyak perbedaan. Orang2 dengan gaya hidup yang saat aku masih kecil aku merasa itu salah, sekarang aku sudah lebih bisa memahami dari sudut pandang dia. Dia ya dia, aku ya aku. Duniaku ya duniaku, dunianya ya dunianya. So... tidak usah saling mencampuri kehidupan orang lain.

  1. Manakah tempat yang paling pengin kamu kunjungi saat ini?
Gara2 kepo view foto2 artis2 yang lagi pada merayakan Natal di Singapore, aku jadi pengin banget ke sana. Pengin suatu saat nanti pas moment Natal aku berkesempatan ke sana. Sepanjang jalan, setiap sudut, berhias cantik, penuh pernak-pernik dan kerlap-kerlip Natal. Soooo... beautiful... Jadi baper.....

  1. Film apa yang belakangan ini kamu tonton? Kemarin habis nonton ‘Assasins Creed’. Keren. Cuma rada rumit ya. Musti banyak mikir. Film berbau science tentang mutasi atau regenerasi DNA gitu. Semacam traveling ke DNA leluhur gitu. Bingung yaa..... Haha... aku juga bingung gimana menjelaskannya karena saking rumitnya. Atau karena otakku yang ga nyampe ya. Hihi...
  2. Dan film apa yang kamu tunggu?
‘Fifty Shades Darker’. Hahahhah... Ga usah ngarep bakal tayang di sini. Ga bakalan. Ya udah deh... ‘Wonder Woman’ ajah.

  1. Kejadian memalukan apa yg kamu alami belakangan ini?
Rasanya ga ada. Aku kan sekarang sudah jauh lebih dewasa. Hahahahaha............

  1. Kesialan apa yg kamu alami belakangan ini?
Ketinggalan sepur kali yak. Waktu mo mudik jelang Natal kemarin.
Walau ketinggalan sepur tapi faktor lucky masih menyertaiku. Aku dapat tiket pengganti biarpun duduknya di pojokan. Dapat seat 16D. Untung bukan A atau B, so aku tidak perlu duduk berhadap-hadapan. So... aku tetap bisa mudik biarpun harus menunggu 2 ½ jam di stasiun karena jadwal keberangkatan keretaku lebih malam.

  1. Pujian paling berkesan apa yg kamu terima belakangan ini?
Palingan dipuji kok hobi banget berangkat mepet2 sih. Hahha... ini mah bukan pujian ya....

  1. Hal bodoh atau ceroboh apa yg kau lakukan belakangan ini?
Peppermint eo-ku tumpah mpe habis di tas gara2 aku nutupnya kurang rapet. Hiks.... Padahal aku benar2 mengeluarkan budget ekstra untuk beli ini, secara buat ukuran kantongku, harga eo ini sangat mahal. Hiks...

  1. Kejadian apa yg membuatmu trauma belakangan ini?
Jangan sampe ketinggalan sepur lagi. Jadinya pemborosan kan. Harusnya uangnya bisa kupakai untuk beli eo lagi. Hehe...

  1. Apa yg paling pengin kamu beli sekarang2 ini?
Apa ya.... Rak piring baru kali ya. Biar piring2 n perkakasku yang nambah2 terus bisa lebih rapi.

  1. Siapa yg paling pengin kamu temui sekarang ini?
Mas Alan Walker kali ya. Hehe... Pengin nonton konsernya.

  1. Telepon dari siapa yg saat ini paling kamu tunggu?
Dari ..... Ah ga ada. Sekarang kebanyakan komunikasi via wa.

  1. Suggest terakhir apa yg kamu terima?
Balik ke Yogya lagi aja. Tinggal di Yogya lebih nyaman lho... Heuheu....

  1. Siapa tokoh yang paling kamu ikuti pemberitaannya belakangan ini?
Masih sama. Para elit politik yang belakangan ini pada egois hanya mementingkan kepentingan partai dan koalisinya saja. Benar2 tidak OK.

  1. Apa yg membuatmu sibuk belakangan ini?
Kerjaanku semakin hari semakin menumpuk sajo. Adakah yang bersedia menjadi asistenku.....

  1. Andai ada satu permohonan yg bs dikabulkan, untuk saat ini apa permohonanmu?
Andai ada yang bisa menyulap, tiba2 di penghujung tahun ini aku berada di Garden by the bay... #mimpi

  1. Drama seri apa yg lg pengin km tonton?
Lagi banyak yg ngompor2in supaya aku nonton ‘Goblin’. Teman2ku pada dibikin baper oleh ceritanya. Mereka sampe rela lembur bermalam2 demi menonton drama ini. Katanya da oppa Lee Dong Wook maen di situ.

  1. Kamu sekarang orang yang bagaimanakah?
Kurasa sekarang aku jadi orang yang lebih cuek. Anjing menggonggong kafilah berlalu.

  1. Apa utang yang masih harus kamu selesaikan?
Aku masih punya utang nulis di blog tentang jalan2 ke Pulau Sempu-Ijen-Semeru. Huehue... rasanya kok males banget ya mau mulai nulis. Musti flash back banyak hal.

                Waaah... sudah gelap euy... kurasa aku harus pulang sekarang. Udah ya... Itu aja....




Oktober 21, 2016

HIIIIIIIIIIIII ULAAAAAAR...............

Belakangan ini aku kembali merasa paranoid di rumah sendiri. Setelah trauma sebelumnya berangsur menghilang, ternyata aku harus mengalami ketakutan lagi saat pagi2 mendapati ada ular nyungsep di bawah wastafel depan kamar mandi, saat aku baru aja selesai mandi.

Seperti halnya kejadian beberapa bulan yang lalu saat aku mendapati ada ular hitam di bawah meja depan pintu arah mo ke dapur, ular ini diam tak bergerak, pura2 mati. Sebenarnya jika aku punya keberanian, ular ini harusnya kugiring keluar aja pake sapu. Tapi yang namanya paranoid. Aku langsung ngacir ke kamar, pintu kututup dan siap2 berangkat kerja. Saat aku sudah mau pergi, kulihat ular masih di bawah wastafel dengan posisi yang sudah berubah, ngumpet di belakang refill sabun.

Karena sudah kesiangan, langsung saja aku berangkat dengan sebelumnya membuka pintu dapur berharap ular ini segera keluar ke arah belakang. Sepertinya ular ini masuk dari pintu sorong dapur setelah sebelumnya melewati lobang saluran air. Hal inilah yang membuatku berpikir banyak kali jika di kemudian hari memutuskan membuat pintu sorong yang langsung akses ke tempat terbuka. Ular, tikus, kadal, kodok, dan hewan2 imut dan tidak lucu lainnya pernah menyambangi rumahku melalui celah pintu ini.

Sesudah mengunci dan mengembok pintu depan, ada kulihat bibi pengasuh anak sebelah rumah ada di depan pagar rumah. Aku bercerita padanya tentang adanya ular ini. Si Bibi terus berniat membantuku untuk mengusir ular ini. Ternyata dia tidak takut ular, sudah sering dia mendapati ular2 kecil ada di depan rumah dan menghalaunya dengan sapu supaya pergi.

Saat aku masuk kembali ke rumah, kudapati si ular sudah tidak ada. Huehue... seperti saat sebelumnya, saat aku meminta pertolongan tetangga dan satpam, ular itu sudah tidak ada.

Akhirnya pergilah aku ke kantor dan seharian tidak bisa konsen kerja, masih kepikiran dengan si ular. Aku benar2 tidak akan tenang tinggal di rumah, jika si ular ini belum ditemukan dan diungsikan keluar.

Sebenarnya sorenya aku minta tolong satpam komplek yang pernah kumintai tolong untuk mencari ular di kejadian sebelumnya untuk bersih2 halaman belakang dan mencari si ular. Dia terbukti berani menghadapi ular dan kerjanya bersih, so aku tidak ragu meminta bantuannya. Ternyata dia tidak bisa. Dan dia baru bisa membantuku selang 3 hari kemudian, tepatnya di hari senin sore.

Sambil menunggu hari senin, aku benar2 paranoid di rumah. Tiap ada suara2 sedikit aku pasti kaget. Ga berani ke belakang rumah. Tiap mau ke dapur aja kepala longak-longok ke sana ke mari memastikan tidak ada ular. Saat mau mengambil jemuran pun, tangan kananku memegang sapu, tangan kiri memegang kapur barus.

Dari hasil browsing aku mendapatkan info bahwa ular itu tidak takut garam karena dia bukan hewan berlendir. Dia lebih takut bau2 menyengat dan ijuk (seperti tali ijuk, keset ijuk). Sebenernya aku pengin banget hunting keset ijuk, tapi aku ga tau di Bandung musti cari di mana. Mungkin memang ada baiknya pintu yang langsung ke area terbuka, di depannya dipasang keset ijuk, seperti yang banyak dijual bertuliskan ‘welcome’ itu.

Karena tidak berhasil mendapatkan ijuk dan terus terang tidak ada effort untuk itu karena aku pulang malam terus dan kebeneran tiada hari tanpa hujan deras, akhirnya kuputuskan untuk memborong semua wewangian yang ada di toko. Halah.... Aku beli pengharum ruangan yang bisa menyemprot otomatis, pengharum ruangan gantung, kamfer, kapur barus. Dan alhasil di dalam rumah semua ruangan jadi wangi. Tiap sudut dan tiap area dekat pintu termasuk kolong2 meja dan tempat tidur semua kukasih kapur barus, termasuk di belakang rumah. Bahkan temanku yang menyumbang garam kasar ikut kutabur di area depan pintu belakang rumah yang mana aku yakin si ular ngumpet di situ.

Di hari Senin sore yang saat itu benar2 terberkati karena sama sekali tidak hujan sore itu padahal di siang harinya hujan yang lumayan deras. Mulai pukul 4 sore acara bersih2 dimulai. Pohon di belakang dibersihkan. Sisa2 kayu bekas renov rumah juga kuminta untuk dibuang, termasuk tanaman di taman depan yang mulai rungkut pun aku dengan tega minta dibabat sekalian. Takut buat ngumpet ular. Palagi saat itu kata mang yang suka bersih2 kompleks mendapati banyak ular di selokan. Katanya karena sering hujan, air naik hingga menyebabkan ular2 pada keluar. Bahkan tetangga rumah yang masih sederet juga disamperin tu ular. Sereeeem kan. Beginilah nasib tinggal di area bekas balong dan sawah.

Dan ternyata biarpun semua sudut di belakang sudah dibongkar, tidak ditemukan itu ular. Aku yang feelingku sangat kuat merasa tu ular masih ada, menunjuk ke tumpukan sisa keramik di belakang rumah, minta bapak satpam yang kuminta bantuan untuk mencari di situ. Keramik sudah digoyang-goyang tapi tidak menunjukkan keberadaan si ular. Ya sudah... mungkin si ular sudah keluar lagi lewat lobang saluran air.

 Ga mau ambil resiko kalau2 ular datang lagi, semua lobang air akhirnya kututup dengan ram kawat. Jangan sampai kejadian yang sama terulang lagi. Dulu setelah kejadian kemasukan ular yang pertama sebenarnya lobang saluran air sudah ditutup dengan ram kawat. Tapi karena saat renov rumah saluran air ada yang mampet jadilah dibongkar dan belum sempat ditutup lagi.

Selang seminggu, di hari minggu sore, aku yang hari itu niat banget pengin beberes, tiba2 saja pengin mindahin tumpukan keramik di belakang rumah untuk tatakan pot. 3 kali bolak-balik aku mengangkat keramik. Dan saat angkatan keempat, terlihatlah ular hitam melingkar di sela2 keramik yang kuangkat, nyempil di antara keramik yang tidak utuh. Hohoho... Aku kaget banget sedang si ular diam aja seperti biasa pura2 mati. Tapi kulihat sinar di mata ular itu, aku yakin ular itu masih hidup. Akhirnya ngacirlah aku dan menelepon bapak satpam yang untungnya hari itu sedang off jadi bisa segera ke rumah.

Saat bapak satpam sampai, si ular dicari sudah tidak ada. Aku yakin masih ada di situ. Si Bapak kuminta mencari di antara tumpukan barang dan ketemulah si ular. Ular itu kemudian dijepit dan akhirnya dibuang sama si Bapak. Sebelumnya si Bapak sempat berpikiran klo si ular sudah mati. Karena saat si ular sempat berakting lagi pura2 mati. Bahkan saat sudah ditaro di dalam kantong plastik dan digoyang-goyang si ular tetap diam saja. Aku tetap yakin klo si ular masih hidup. Dan akhirnya setelah digoyang-goyang yang kesekian kali terlihatlah klo ekor si ular bergerak, barulah si Bapak yakin klo ular itu masih hidup.

Uuuuuh... lega. Akhirnya aku bisa tidur dengan nyenyak. Meskipun sampai sekarang traumatic masih ada. Tiap mau ke belakang rumah masih aja tengak-tengok dulu memastikan ada ular ga. Tiap mau nglewatin wastafel nglongok dulu ke bawah wastafel, ada ular ga. Hihi... jadi paranoid gini. Mudah2an tidak kejadian lagi ular masuk ke rumah. 

Juli 04, 2016

CORETAN PAGI

Terkadang ada yang tak perlu terucapkan
Terkadang ada yang tak perlu dicari kejelasan
Terkadang ada yang lebih baik terkubur tanpa mempedulikan keberadaan
Hidup terus berjalan
Dan jalannya masih sangat panjang dan penuh dengan tikungan

Heiiii.... Kau pasti bisa melewatinya dan yakinlah kau akan selamat sampai di penghujung jalan

Maret 22, 2016

JATUH CINTA

Hehe... jatuh cinta... berjuta rasanya...
Aku menulis ini bukan karena aku sedang jatuh cinta yaaa..... Tapi karena aku mulai menertawakan kenangan2 zaman dulu, bertahun-tahun yang lalu.
Sudah bisa menertawakan dan sudah mau menuliskannya berarti aku sudah bener2 move on. Hihi....

Cinta monyet zaman SD. Aku seneng banget waktu bisa bikin drama di kelas bareng dia. Kita bikin drama dengan tema Natal. Menurutku dia adalah cowok paling cakep di kelasku waktu itu. Tapi playboy-nya ga ketulungan. Hihi..
Belakangan waktu kelas 3 SMP hampir lulus, dia pulang sekolah mengikutiku pulang, kukira dia mau main ke rumahku. Kami naik sepeda berjejeran sambil ngobrol. Sampai dekat rumahku dia bilang gini,”Kenapa dulu waktu SD kamu menolakku?”. Hahahaha... aku ketawa ga nyangka dengar pertanyaan spontannya. Dia minta aku menuliskannya dalam surat kemudian berbalik pulang, ga jadi maen ke rumahku.
Waktu SD kami jarang banget saling sapa karena waktu itu kita dipacok-pacokkan (dijodoh-jodohkan). Dan anak2 klo sudah meledek teramat sadis, bisa bikin kita nangis dan ga mau ke sekolah lagi. Jadi jangan sampai terpergok lagi ngobrol berdua. Bahaya..... Setelah SMP baru kita suka ngobrol meskipun waktu itu kita beda kelas. Dia sering nyamper ke kelasku, bahkan sering memakai topiku klo mau ngapelin cewek. Suka curhat2 ke aku tentang cewek yang lagi jadi incarannya.

Waktu SMP itu aku dulu pernah suka ama kakak kelas yang sepedanya warna ungu. Aku sudah suka sejak aku masih SD kelas 6 dan papasan ma dia yang lagi berangkat sekolah. Suka-suka ga jelas. Hahaha. Belakangan tetanggaku depan rumah yang juga temannya sekelas menceritakan perihal aku suka ma cowok itu dan cowok itu jadi suka nitip salam, bahkan pernah mpe main ke tetanggaku yang rumahnya di depan rumahku persis. Aku jadi malu dan kesel ama tetanggaku dan entah kenapa kemudian rasa suka itu berangsur menghilang dengan sendirinya.

Waktu SMA. Ini kali pertama aku bena2 suka ama cowok. Beda kelas. Aku juga ga tau bagaimana awal mulanya hingga rasa suka itu ada. Mungkin pandangan mata tidak bisa berbohong ya. Bisa papasan, bisa jajan di kantin bareng, bisa pulang beriringan, meskipun kita masing2 dengan geng kita, rasanya sudah seneng banget.
Waktu sama2 jajan di kantin, secara ga sengaja tangan kita masuk ke stopples yang sama, karena sama2 mo ngambil permen hingga tangan ga bisa keluar karena tangan sama2 menggenggam permen, kemudian dia melepaskan permennya dulu dan mengeluarkan tangannya. Setelah aku mengambil sejumlah permen yang akan kubeli, baru kemudian dia mengambil permen yang akan dibelinya. Lucu. Hihi... bisa kebetulan gitu yak.

Waktu dia dan geng-nya lagi main volley di halaman sekolah, terus aku lewat, dia sengaja menendang bola volley ke arahku, terus minta aku mengambilkannya. Aku bilang, ‘Aku tendang ya?’ Dia mengiyakan, kemudian kutendang ke arahnya. Hihi...

Waktu sudah sama2 telat sekolah, bel sudah cukup lama berdering tapi kita masih aja asik baca koran yang ditempel di papan deket parkiran. Baca sebelah2an. Sama2 ga fokus baca. Jantungku waktu itu berdegup ga karuan. Ga peduli yang di kelas sudah pada mulai belajar. Manfaatin toleransi keterlambatan 15 menit. Hahaha...

Waktu acara kemah pramuka yang aku tahu dia selalu menoleh memastikan aku sudah menyeberang sungai dengan selamat baru kemudian dia meneruskan langkah. Dan waktu malam api unggun dia dan teman2nya dengan usil menyorotkan cahaya senter ke arahku. Kemudian aku memprovokasi teman2ku satu regu waktu acara persembahan dari tiap regu, supaya regu kami menyanyikan lagu ‘Hanya Kau Seorang’ yang memang secara khusus kutujukan untuknya. Ihiiir....

Waktu kelar dari study tour ke Bali dan kita sama2 mo ngumpulin laporan, dia ma temennya nyamperin dan nanya tentang laporan mereka. Terus aku buka2 laporan kelompoknya dan dengan serius aku kasih saran. Hihi... dia ga tahu betapa deg2annya aku waktu itu.

Setelah masa ujian sekolah, dia dan teman2nya sesudah pulang sekolah nongkrong di depan kelasku, saat itu aku dan beberapa temanku duduk di pendopo depan kelas. Dia menyanyikan ‘I miss u like crazy’nya The Moffat dengan diiringi gitar. So sweeeeeeet......

Waktu jelang kelulusan, aku dateng ke kelasnya minta tanda tangan teman sekelasnya yang kukenal di baju seragamku. Pengin minta tanda tangannya, rasa gengsi yang teramat sangat menghambatku untuk meminta dulu padahal aku sangat ingin dan akhirnya aku ga dapat tanda tangannya padahal dia ada di deketku sibuk menanda tangani baju temen2nya sambil ketawa-ketiwi memperhatikanku. Hiks...
Terlalu banyak cerita zaman SMA. Berlembar-lembar pun akan cukup untuk diceritakan. Hahahaha...
Tapi ya dasar anak2 SMA yang sama2 tidak tahu harus memulai dari mana, akhirnya sampai kita lulus pun masih begitu2 saja. Sedihnya waktu itu. Bisa dibilang kasih tak sampai atau kasih tak terungkap.

Zaman kuliah rasanya tidak perlu kuceritakan. Rasanya aku dulu pernah sekilas menulis. Cuma ada seseorang yang dulu waktu kuliah yang aku tahu dia care padaku. Aku beberapa kali memergokinya sedang memperhatikanku. Sebenarnya klo dia mau terus terang mungkin aku akan mempertimbangkannya, tapi dia sepertinya tidak punya keberanian untuk ngomong terlebih setelah tahu klo teman baiknya menyukaiku.
Pernah suatu ketika kita ada acara bersama teman2 kampus menginap di pantai, sebenarnya aku ada kesempatan untuk berboncengan dengannya menuju pantai dari Wonosari, karena sebagai panitia aku harus prepare segala sesuatu duluan. Tapi temenku cewek yang mengeluh pusing klo harus naik bus, kekeuh minta berboncengan dengannya. Aku geli melihat muka dongkolnya. Dia berusaha membujuk temenku untuk naik bus saja tapi temenku tetep tidak mau. Akhirnya aku yang mengalah. Hihi...
Tapi bukan dia cowok yang berhasil membuatku mewek2 waktu itu. Ah lupakan masa kuliah.

Cerita di Bandung. Hihi rasanya lebih baik aku tidak usah cerita. Takut ada yang baca bikin aku malu. #tutupmuka
Yang jelas aku pernah menyukai seseorang yang aku tahu sebenernya aku ga pengin suka, karena sejak awal aku tahu akan ada sangat banyak ketidakcocokan selain faktor usia yang dia beberapa bulan lebih muda, tapi waktu tersadar aku sudah menyukainya. Aku benar2 bersemangat jika ketemu dia. Tapi akhirnya aku tahu, yang aku pikirkan tentang dia ternyata salah. Penafsiranku tentang mimpi2 yang selalu menghantuiku juga salah.
Dan aku tahu, Tuhan menjawab doa2ku. Jika memang jodohku tolong dekatkan, tetapi jika bukan tolong jauhkan. Ternyata akhirnya kami dijauhkan.
Ya, itu jawaban-Nya atas doa2ku.

Jika ditanya bagaimana jika suatu saat aku harus bertemu dengan mereka2 yang pernah mewarnai hidupku. Haha... Ada yang aku ga peduli, tapi ada juga yang aku merasa lebih baik tidak ketemu. Toh kami sudah menikmati hidup kami masing2 sekarang ini. 

Dan sekarang...
Aku lagi menikmati kesendirianku.
Meskipun kadang berkelebat rasa bimbang, tapi aku masih takut untuk melangkah. Masih ada rasa tidak yakin dan ketakutan untuk memutuskan hal yang salah.
Biarlah Dia yang memimpin langkahku, aku tahu itu yang terbaik untukku.



PUNYA TEMAN ATAU TIDAK PUNYA TEMAN

Aku tiap kali lihat ada anak sekolah yang ke kantin sendiri, bayar uang sekolah sendiri, ngurus administrasi sendiri, pokoknya ke mana2 sendiri, suka ga tega. Anak2 yang lain ke mana2 setidaknya ada yang menemani, paling tidak berdua. Pasti anak itu merasa kesepian. Semoga dia tidak menjadi minder dan tidak merasa tidak disukai atau dikucilkan dari pergaulan.

Aku jadi ingat zaman sekolah dulu. Aku tahu benar rasanya tidak punya teman itu benar2 tidak enak. Aku sih sejak SD selalu punya teman dekat, bahkan boleh dibilang nge-gap atau punya geng sendiri. Hahaha.... sebenarnya tidak baik juga.

Waktu SD secara tidak sadar aku membentuk kelompok dengan teman2 yang pintar. Haha... aku sih baru sadarnya sekarang klo geng-ku waktu itu anggotanya anak2 pintar yang selalu dapat renking di sekolah. Ya, kita selalu kompakan membahas PR, latihan soal2. Kita bersaing secara sehat memperebutkan renking 1. Tapi aku waktu SD tidak pernah bisa dapat renking 1. Renking 1 selalu menjadi milik teman baikku waktu itu. Selain itu kita juga aktif jadi misdinar di gereja yang sama. Itu yang membuat kita jadi semakin dekat. Waktu itu anggota gengku cewek2 semua. Dengan teman cowok waktu SD belum bisa dekat, karena kita saling dipacok-pacokkan atau dijodoh-jodohkan, jadi klo ketauan ngobrol sama yang dipacokkan nanti jadi heboh, malu sendiri.

Dulu ada satu teman cewek yang punya pengaruh besar di kelas. Semua anak, baik cewek atau cowok takut padanya. Klo ada seorang teman yang lagi dimusuhinya, semua anak jadi ikut-ikutan memusuhi anak tersebut. Aku pernah merasakan dimusuhi anak itu, dan aku jadi benar2 sendirian, kesepian, karena tidak ada anak yang mau dekat2 denganku lagi. Tapi aku tahu bagaimana cara agar anak2 tidak memusuhiku lagi. Ya dengan cara mengambil hati anak yang paling ditakuti. Caranya dengan membawa majalah AMI ke sekolah. Haha... dia suka banget baca majalah. Akhirnya aku berbaikan dengannya dan secara otomatis anak2 yang lain pun tidak menjauhiku lagi. Hihi...

Di SMP aku mendapatkan banyak teman2 baru. Di kelas 1 aku masih dekat dengan salah satu teman dekatku waktu SD  karena kita satu kelas, tapi terpisah dengan 1 teman yang lain karena kita beda kelas. Dan aku mendapat 1 teman baru. Ke mana2 kita selalu bertiga waktu itu. Situasi berubah setelah aku duduk di kelas 2. Aku pindah duduk sebangku dengan teman SD yang terkenal badung itu. Hahaha... maaf. Aku jadi ketularan badung dan nilai2ku lumayan merosot. Karena dekat dengannya entah kenapa dia mempengaruhiku untuk menjauh dari teman dekatku waktu SD. Kasihan, dia suka dibully karena dia anak dari salah satu guru yang anak2 kurang suka dengan cara mengajarnya.
Aku menyesal belakangan setelah lulus dan tidak satu sekolah lagi. Dia pasti merasa sedih, merasa ditinggalkan. Tapi dia orangnya baik banget. Ga pernah marah dan tetap baik padaku meskipun mungkin dia tahu aku mulai menjaga jarak.

Guruku yang tahu pergaulan membawa dampak buruk padaku, memindahkan dudukku menjadi paling depan, dekat dengan meja guru. Haha matilah kau. Harus benar2 menyimak pelajaran. Tapi sebenarnya ada untungnya juga buatku. Aku tidak nyaman dengan budaya mencontek. Saat duduk di belakang temanku suka pada mencontek waktu ulangan. Dan ada yang terang2an menyalin jawabanku dan aku terpaksa mengizinkannya karena rasa tidak enak. Sejak kembali duduk di depan, catatanku kembali rapi karena aku tidak bisa lagi nyambi2 pas pelajaran. Dan tidak ada lagi yang berani mencontekku waktu ulangan. Kecuali salah satu teman cowokku yang mejanya bersebelahan denganku. Dia anaknya pandai. Kadang2 klo ada kesempatan kami suka saling menanyakan jawaban dengan kode2 di tangan yang hanya kami sendiri yang tahu kodenya bagaimana. Hahahaha...

Setelah aku di Bandung, aku sempat berkomunikasi dengan seorang teman cowok yang dulu beda kelas dan aku waktu SMP sama sekali belum pernah ngobrol dengannya. Dia bilang, aku dulu kan bertemannya hanya dengan anak2 pintar saja. Sedangkan dia kan tidak termasuk anak pintar. Haha... begitukah? Aku sendiri tidak merasa begitu. Sepertinya teman2 yang lain merasa sungkan mendekat karena kita sangar2 dan cukup mendominasi dan termasuk kesayangan guru2 waktu itu. Belakangan aku tahu klo cowok itu dulu di kelasnya juga termasuk anak pintar dan mendapat renking. Aku tidak banyak kenal dengan anak kelas B. Entah kenapa dulu kelas A rasanya lebih menonjol karena anak2nya lebih berpengaruh.

Memasuki SMA, teman2ku baru semua karena tidak ada satupun yang kukenal waktu itu. Aku berkenalan pertama dengan seorang cewek mungil yang rumahnya ternyata tidak jauh dari rumahku. Aku sempat duduk sebangku dengannya. Belakangan aku dekat dengan teman cewek yang lain yang kemudian menjadi sohibku, bahkan kita masih saling berkomunikasi sampai sekarang.

Mungkin saat aku kemudian mulai dekat dengan temanku yang satunya, temanku yang sebelumnya merasa aku tinggalkan juga. Tapi ya mau bagaimana, berteman baik membutuhkan kecocokan satu sama lain. Aku berteman sangat dekat dengan temanku ini. Ke mana2 selalu berdua, duduk selalu sebangku, pulang sekolah juga bareng. Aku ingat banget, saat study tour ke Bali, aku ga boleh masuk ke Pura Besakih karena sedang dapet dan itu dilarang keras masuk, aku kekeuh minta temanku ini untuk masuk saja sedang aku akan menunggu di luar, dia tidak mau masuk dan memilih menemaniku. Huehue... terharu. Dia baik banget. Kami kemudian terpisah saat di kelas 3 karena kami berbeda jurusan. Sedih juga waktu itu. Sebenarnya waktu itu gengku ada 4-5 orang. Yang dekat banget sih ber-4 waktu itu.

Di kelas 3, aku duduk sebangku dengan seorang teman yang lain dari gengku ber-5 sebelumnya. Sebenarnya ada rasa ga enak juga dengan teman sebangkunya sebelumnya. Tapi untunglah hubungan kita tetap baik2 saja sampai kemudian kita lulus.

Waktu kuliah D3, masa ospek aku dekat dengan 2 orang, kemudian ospek selesai, mulai kegiatan di kelas, aku mulai dekat dengan dua orang yang lain dan kita ke mana2 selalu bertiga. Kita tetap berkomunikasi baik sampai sekarang, bahkan hubungan kita sudah seperti keluarga. Cuma waktu itu salah seorang temanku yang pernah dekat waktu ospek sempet nyeletuk, ‘Punya teman baru, terus lupa ma teman sebelumnya.’ Hehe.. aku cuma ketawa aja. Tapi hubungan kita ga jadi buruk karenanya.

Aku terpisah dengan 2 temanku ini karena dengan terpaksa aku lulus duluan 1 semester dari mereka. Hahaha.... Tapi aku tetap 1 kost dengan salah satu temanku ini. Aku melanjutkan S1 dan di sana aku punya teman2 baru yang sebelumnya berbeda kelas. Aku jadi dekat dengan anak2 pintar yang rata2 lulus cumlaude. Hehe... Jadi bisa saling bertanya klo ada yang ga ngerti. Aku juga jadi dekat dengan kakak2 angkatan yang kemudian jadi sekelas denganku. Mereka banyak nanya dan suka pinjam catatan atau tugas. Aku baru sadar, selama kuliah D3 aku nge-gap dan jadi kurang gaul. Teman2ku ini yang pada komen, ‘Dulu kamu mah kemana2 bertiga, kayak ga butuh teman yang lain.’Haha... aku cuma ketawa aja. Ternyata begitu ya pendapat mereka tentang kami.

Kebiasaan bikin geng ini juga berlanjut sampai sekarang. Ada geng temen kos. Penghuni baru yang ga dekat ma kita2 kebanyakan terus hengkang. Tapi belakangan kita semua satu kost dekat semua, bahkan setelah semua keluar dari kost kita tetap dekat sudah seperti keluarga.

Mempunyai teman baik itu perlu. Karena kepada mereka lah kita bisa percaya, bisa minta bantuan saat benar2 perlu. Tapi kita juga jangan lantas menutup pergaulan dengan yang lain. Bersikap baik pada semua orang karena ada orang yang memusuhi kita itu rasanya tidak nyaman banget. Tapi juga tetap jaga jarak dengan orang2 yang kita tahu reputasinya seperti apa. Toh semua demi kebaikan kita.

Cuma, dengan orang2 yang sendiri dan tidak punya teman, kita harus mau menyapa dan memberi perhatian biar dia tidak merasa sendirian.

Karena itu aku selalu berusaha menyapa dan bersikap hangat dengan anak2 yang aku tahu ke mana2 dia selalu sendirian biar dia ga merasa benar2 sendirian. Kasihan, hari2nya di sekolah pasti berasa lama banget dan pengin cepet2 lulus.


Oktober 12, 2015

ORANG ITU JUTEK BANGET YAAAA......

Orang itu jutek banget yaaa.... Sepertinya aku tidak akan bisa bertemen dengannya.
Kadang2 aku suka menjudge orang duluan meskipun hanya dalam hati. Menjudge seseorang sebelum aku benar2 kenal orang itu. Kadang karena ketika berpapasan kuajak senyum dia ga mau senyum dan habis itu aku kapok untuk tersenyum padanya lagi saat berpapasan. Atau karena saat aku mencoba membuka percakapan dengannya dia bersikap dingin, menjawab sepatah-patah atau pertanyaanku diabaikannya begitu saja dan dia sibuk ngobrol dengan orang lain.

Mungkin memang tak kenal maka tak sayang. Malahan beberapa orang yang tadinya kuanggap orang itu jutek dan tak bersahabat, sekarang ini aku malahan berteman baik dan ada yang jadi dekat dan menjadi sahabatku. Ternyata orangnya ramah, penuh perhatian, rame. Mungkin karena waktu itu belum kenal, dia bersikap hati2 pada orang yang belum kukenal.
Ya... sebenarnya sama aja denganku sih. Aku susah untuk percaya dengan orang yang baru kukenal. Terkadang ada orang yang menyapaku juga kutanggapi dengan dingin jika aku merasa sikapnya aneh dan mencurigakan.

Seperti halnya ketika sedang di dalam perjalanan. Baik di kereta ataupun di angkot. Terkadang aku merasa penumpang di sebelahku atau depanku itu orangnya tidak ramah dan tidak peduli dengan sekitar. Mana anaknya yang masih kecil annoying banget. Tapi saat aku mencoba untuk mengajak ngobrol anaknya, berusaha memahami anak itu usil karena mungkin dia merasa bosan, orangtuanya pun jadi begitu ramah padaku. Kami terus mengobrol banyak hal dan aku membiarkan anaknya bermain-main dengan ujung jaketku atau gantungan kunci tasku.
Ya... perjalanan jadi berasa lebih menyenangkan.

Ada teman2 dekatku dulu zaman sekolah, yang setelah lulus dan kami melanjutkan ke sekolah yang berbeda, hubungan kami setelah itu menjadi tidak dekat lagi. Saat mencoba berkomunikasi lagi, kami tetap tidak bisa sedekat dulu. Ada juga teman yang ketika kuajak berkomunikasi di medsos, sama sekali tidak ada respon. Ya, mungkin dunia kami sekarang sudah berbeda. Rasanya jadi tidak mengenal sosoknya yang dulu lagi.
Tetapi ada juga teman yang dulu saat bersekolah kami tidak pernah dekat karena kami dulu punya gap masing2, dan  saat itu kami merasa tidak ada kecocokan karena terkadang ada diantara kami yang saling berselisih, tapi sekarang setelah sekian lama tidak bertemu dan akhirnya bertemu di media sosial, akhirnya kami menjadi begitu dekat dan sangat dekat. Yaaa.... pengalaman hidup, pola pikir kami yang lebih terbuka sekarang membuat kami lebih gampang bersosialisasi dengan tidak mementingkan ego masing2. Kami jadi bisa melihat sisi2 baik teman kami. Kami jadi bisa melihat. Ternyata dia baik dan lucu ya, meskipun dulu waktu SMA pelit banget. Hahahaha.....

Yeaah.... teman.
Bertemanlah dengan banyak orang. Tapi ingat. Tetep harus ada batasan2. Kamu sendirilah yang bisa merasakan mana teman yang benar2 tulus dan baik yang benar2 bisa kamu percaya untuk saling berbagi, bertukar pikiran. Jangan sampai privacy-mu menjadi terganggu dan apa yang seharusnya keep it secret jadi tersebar kemana-mana.

Sesungguhnya ada seseorang yang sampai sekarang terus terang menggangguku.
Ada orang yang dulu aku pernah bekerjasama dengannya. Orangnya baik dan ramah. Kalau berpapasan kita pasti saling sapa dan saling melempar senyum. Dengan tiba2 saja beberapa bulan kemudian tiap berpapasan dia jadi suka pura2 tidak melihat bahkan terang2an melengos. Terus terang aku jadi merasa terganggu. Aku salah apa kepadanya.
Ya sudahlah. Sekarang aku berusaha tidak mempermasalahkannya. Bersikap biasa2 seolah-olah tidak ada apa2. Jika dia tidak mau tersenyum ataupun berbicara padaku, ya aku tidak akan memaksa.
Mungkin memang ada sesuatu yang tak tersampaikan dan sepertinya lebih baik tidak tersampaikan.

Hihihi....

MENAHAN DIRI UNTUK TIDAK MARAH

Aku rasanya cape sekali, lelah sekali. Badan berasa lemas dan tidak bertenaga. Rasa mau makan ga enak, mau tidur tapi ga ngantuk. Serial Turki yang biasanya ga pernah kulewatkan tiba2 saja berasa tidak menarik lagi. Benar2 males mo ngapa2in. Ini semua gara2 aku baru saja dimaki-maki orang yang ga kukenal by phone.
Aku ga tahu kenapa dia tiba2 menjadi meledak begitu. Mungkin dia sedang lelah, sama lelahnya denganku. Ya, aku hanya bisa diam. Jika kutanggapi dengan kemarahan yang sama hanya akan memperburuk keadaan saja.

Aku jadi berpikir. Hanya dalam hitungan menit saja setelah ada orang yang memarahiku bisa langsung membuatku lemas tak bertenaga seperti ini. Dada sesak dan tak tahu harus melakukan apa untuk mengatasinya. Mood-ku langsung anjlok. Yang tadinya bersemangat jadi hilang semangat sama sekali. Hohoho... mungkin akan seperti ini juga yang terjadi kepada orang lain jika aku marah2 padanya.

Ya, aku akan berusaha keras untuk bisa mengontrol diriku. Menjaga emosiku agar tidak meledak-ledak. Berpikir dulu 3 menit sebelum mengucapkan kata2 yang bisa jadi akan menyakiti orang lain.
Ya, dalam hal ini aku masih harus belajar banyak.

Semoga aku bisa lebih bijak dalam menyikapi setiap permasalahan.