Sudah lama banged aku tidak menangis, tapi akhirnya aku menangis juga, menghabiskan banyak lembar tissue, membuat mataku merah, membuat hidungku jadi pilek dan nafasku jadi sesek.
Siapakah yang berhasil membuatku menangis?
Bukan siapa tapi apa?
Novel 'Waktu Aku sama Mikha'.
Aku baca ini sudah beberapa bulan yang lalu sebenarnya. Menangisnya juga sudah beberapa bulan yang lalu juga. Tapi aku masih bener2 ingat, semakin ke halaman dalam aku baca, tangisku semakin menjadi. Aku benar2 dibikin terharu, salut, ga tega. Benar2 membuatku seperti merasakan apa yang dirasakan Mikha dan Indi.
Meskipun Mikha yang sebenarnya menderita AIDS, dia begitu care dan menjaga perasaan Indi yang dalam keterbatasan. Dia selalu membesarkan hati Indi, mendukung Indi dan melindungi Indi. Sesuatu yang tak pernah didapat Indi dari teman2nya yang lain. Itu yang akhirnya bisa membuat Indi bangkit dan lebih percaya diri.
'Harmony' - Korean Movie
Biarpun aku nontonnya di Net-tv telat, tapi film ini benar2 bisa membuatku menangis lamaaaaa......
Kisah napi2 wanita yang membentuk Harmony choir. Tiap hari mereka berlatih menyanyikan lagu2 yang menurutku lagunya lumayan susah. Biarpun aku ga ngerti bahasanya (eh ngerti dink dari terjemahan lyric lagu), aku bener2 dibuat merinding oleh merdunya nyanyian mereka.
Yang membuatku bener2 terharu, kisah seorang napi yang memiliki seorang bayi laki2, dan saat anaknya berumur 3 tahun, dia harus merelakan anaknya untuk diasuh oleh orangtua angkat supaya anak itu mendapatkan masa depan yang lebih baik di luar penjara.
Meskipun sedih dan ada rasa tidak rela, ibu itu berjuang untuk bisa ikhlas. Meskipun pada awal dia sempet down, akhirnya dia bisa bangkit lagi berkat dukungan napi2 lain.
Dan pada akhirnya ibu ini bisa bertemu dengan anaknya saat Harmony choir tampil menjadi bintang tamu dalam sebuah acara. Sungguh mengharukan, biarpun anaknya tidak lagi mengenalinya, tapi anak itu mau memeluknya dan mengatakan 'Aku sayang padamu' seperti yang diminta ibu angkatnya.
Dan satu lagi yang membuatku mewek. Ketika dirigen Harmony choir, seorang wanita tua yang oleh napi2 lain sudah dianggap sebagai ibu mereka, harus menghadapi hukuman matinya. Dia tetap tegar dan berbesar hati menjalaninya.
Ya, ikhlas dan berbesar hati menjalani apa yang memang harus dijalani.
Aku banyak mendapat pelajaran berharga dari novel dan film ini.
Tampilkan postingan dengan label review buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label review buku. Tampilkan semua postingan
Agustus 19, 2013
Desember 07, 2011
TERBUAI ‘PERAHU KERTAS’
‘berputar menjadi sesuatu yang bukan kita demi menjadi diri kita lagi’....... Dee
Diiming-imingi Week suruh baca, kira2 awal tahun. Tapi tidak juga memacu adrenalinku untuk segera membacanya coz tidak tahu musti minjem ke siapa.... *ga modal. Ditambah baca blog Nick tentang ni novel, jadi rada memacu adrenalinku untuk segera hunting. Coz tidak mau merusak program penghematanku, akhirnya di awal bulan Desember, tepatnya tgl 1, kesampaian juga beli ni novel.. *inventaris perpus kantor.. :D
Berhubung tokonya mau berbaik hati menyampulkan, akhirnya aku punya kesempatan numpang baca tanpa harus merusak segelnya. *yang buka segel pegawai toko.... ~_^
Novel ini kataku cocok banget buat para pemimpi. So pas banged buat aku dan para dreamer yang laen.
Adrenalinku membaca novel yang belakangan ini ga tau menghilang kemana serasa dibangkitkan lagi. Sepertinya habis ini bakal mulai membongkar novel2 koleksiku yang kubeli beberapa hari, beberapa bulan, beberapa tahun yang lalu tapi masih tersegel rapi. xixixixi...
Perahu Kertas. Tebal 434 halaman. Halaman pertama kubuka hari Selasa tgl 1 Desember’11 pk.10 malam. Cuma kuat baca ga lebih dari 20 halaman coz ngantuk yang amat sangat akibat kecapean dari sore hunting buku buat Perpustakaan mumpung diskon gedhe n berhasil nego minta tambahan diskon. Sekalian we beli buku2 buat pribadi yang aku pengin.... *puyeng saat menghadapi tagihan... :D
Akhirnya kelar baca hari Selasa juga, pk.06.30 pagi. Tepat genap 1 minggu sesuai targetku. Termasuk rekor bacaku yang cepat mengingat aku hanya sempet baca setelah pk.10 malam.
Sepertinya saat yang pas aku baca novel ini. Saat aku lagi galau tingkat dewa. Benar2 menghiburku, bisa mengalihkan perhatianku. Membuatku yang lagi mutung jadi bersemangat lagi. Dan membuka cara pandangku tentang kata hati. Kata hati itu tidak bisa dinyana dan diduga.
“Kugy, kepala kamu akan selalu berpikir menggunakan pola ‘harusnya’, tapi yang namanya hati selalu punya aturan sendiri. Berhenti berpikir pakai kepala. Secerdas-cerdasnya otak kamu, nggak mungkin bisa dipakai untuk mengerti hati. Dengerin aja hati kamu.” *Karel
"Kadang-kadang langit bisa kelihatan seperti lembar hitam yang kosong. Padahal sebenarnya tidak. Bintang kamu tetap ada di sana. Bumi hanya sedang berputar" *Luhde
Bab 15. Mencari Ketulusan dan Bab 16. Salah Berharap. Sepertinya kok aku banged ya.... Hehehehe....
Seperti ikut terbawa hanyut oleh perahu2 kertas Kugy, seperti bisa menyaksikan langsung lukisan dongeng Keenan-Kugy, seperti bisa merasakan radar Neptunus di sekelilingku. Hohohoho.....
Dan akhirnya kata hatilah yang berbicara.
Keenan – Kugy dan K kecil masih di perut.
Sungguh salut dengan kebesaran hati Remy dan Luhde.
‘Carilah orang yang nggak perlu meminta apa-apa, tapi kamu mau memberikan segala-galanya.’ *Remy
‘Hati tidak pernah memilih. Hati dipilih. Jadi, kalau Keenan bilang, Keenan telah memilih saya, selamanya Keenan tidak akan pernah tulus mencintai saya. Karena hati tidak perlu memilih. Ia selalu tahu ke mana harus berlabuh.’ *Luhde
Juga kebesaran hati Pak Wayan.
‘Hati kamu mungkin memilihku, seperti juga hatiku selalu memilihmu. Tapi hati bisa bertumbuh dan bertahan dengan pilihan lain. Kadang begitu saja sudah cukup. Sekarang aku pun merasa cukup.’
‘Berhenti berlari dan belajar melepaskan’ *komen Etcha
Thanks Mbak Dee......
So many thumbs up!
Apakah akan dibikin sekuelnya? Akankah difilmkan? *ngarep sangadh.....
//jadi mupeng. Pengin punya novel ini. Ntar beli ah. Buat nambah koleksi harta karun.... ^_^
Langganan:
Postingan (Atom)